Selamat datang di serbaCARA.com, disini Anda dapat membaca artikel tips dan trik tentang Komputer, Android, iOS, Games, Internet, Info Kesehatan dan beberapa informasi lainnya. Selamat membaca!

Apa Perbedaan Power Supply (PSU) Fully Modular, Modular, dan Non Modular?





Power Supply atau yang biasa disebut PSU adalah salah satu komponen yang ada pada komputer. PSU digunakan untuk mengalirkan listrik ke setiap komponan-komponan pada komputer seperti Motherboard, memori RAM, Procesor, Hardisk, Graphic Card, Kipas(Fans), Mouse, Keyboard, dan lainnya kecuali monitor. Power Supply istilahnya jantung yang memompa dan mengalirkan darah ke seluruh tubuh, sama seperti PSU kerjanya memperkecil tegangan listrik kemudian mengalirkan listrik ke semua komponen komputer, jadi jika ingin merakit komputer beli lah PSU yang berkualitas karena perannya sangat penting.

Kinerja Power Supply tergantung nilai WAT nya, misalnya PSU hanya 400 WAT maka PSU tersebut hanya mampu memberi tegangan listrik sampai 400 Wat saja. Jika komponen komputer menggunakan daya lebih dari yang dimiliki Power Supply maka akan membuat komponen cepat rusak. Oleh karena itu setiap ingin merakit komputer harus menggunakan PSU dengan Wat yang lebih tinggi dari kebutuhan komponen komputer.

Terus, bagaimana cara mengetahui berapa Wat komponen komputer membutuhkan daya? Untuk hal itu sebelum merakit gunakan Calculator Power Supply. Jika komputer kinerjanya lebih besar atau loadnya meningkat maka daya Wat yang dibutuhkan komponen komputer semakin meningkat juga. Bagaimana cara memilih Power Supply yang bagus? Pastinya pilih merek yang sudah terjamin kualitasnya serta memiliki garansi yang panjang seperti Seasonic, Corsair, Enermax, Super Flower.

Power Supply ada beberapa jenis berbeda yakni Fully Modular, Modular, dan Non Modular. Kemungkinan disini masih ada yang belum tahu perbedaan dari Power Supply Full Modular, Modular, dan non Modular. Nah pada artikel kali ini kita akan bahas tentang perbedaan itu supaya ketika Anda ingin merakit komputer bisa tahu perbedaan tersebut.

Perbedaan Power Supply (PSU) Fully Modular, Modular, dan Non Modular

Power Supply Fully Modular
PSU Full Modular

Power Supply jenis ini sangat cocok buat yang suka tampilan dalam casing lebih rapi karena PSU model ini semua kabel terpisah sehingga Anda yang menggunakan PSU model ini bisa menggunakan kabel yang diperlukan saja dan kabel yang tidak perlu bisa di copot, tentunya bisa dipasang kembali dan sangat mudah. Biasanya power supply jenis ini diminati banget oleh pengguna gila komputer, namun PSU Fully Modular merupakan PSU yang cukup mahal, tetapi untuk kualitas, tampilan, dan fitur tidak perlu diragukan lagi. Karena sudah pasti terbaik.



Power Supply Modular
PSU Modular

Hampir sama dengan yang diatas namun cuman satu yang berbeda yakni hanya kabel yang paling penting saja yang menempel permanen di dalam PSU, yakni kabel menuju ke Motherboard. Untuk kabel 24 pin ATX, PCle Tunggal, 8 Pin CPU, SATA dan Molex bisa Anda copot sesuka hati. Jadi jika Anda tidak perlu menggunakan kabel power untuk VGA maka bisa mencopotnya sehingga dapat menambah ruang Casing dan tidak membuat sesak di dalam casing. Namun semua itu tergantung merek PSU, jadi tidak semua bisa dicopot seperti apa yang saya sebutkan diatas, biasanya ada beda tapi sedikit.



Power Supply Non-Modular
PSU Non Modular

PSU jenis ini memang paling pertama keluar dibanding tipe-tipe diatas sehingga sangat sering kita jumpai di pasaran. Untuk Power Supply Non Modular adalah PSU yang memiliki kabel tersambung secara permanen di satu lubang PSU sehingga kabel yang tidak terpakai tidak bisa kita copot sehingga membuat sesak casing dan mengganggu jika kita tidak pintar-pintar dalam management kabel.

Nah itu tadi merupakan penjelasan tentang perbedaan Power Supply (PSU) Fully Modular, Modular, Non-Modular. Semoga Anda paham dengan penjelasan diatas sehingga sekarang Anda bisa memilih PSU sesuai keinginan tentunya sesuai budget juga.. hehehe!

0 komentar:

Posting Komentar