Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Alasan Pentingnya Menghitung CLV Bagi Sebuah Bisnis

Pentingnya CLV Bagi Sebuah Bisnis | serbaCARA.com – Untuk menjalankan sebuah bisnis atau startup pentingnya bagi Kita untuk memiliki sebuah analisasi untuk bagaimana perkembangan startup yang dijalankan.

Terdapat beberapa teknik untuk melakukan analisasi ini, yaitu melalui manajemen Analisa metrik B2C ( Business To Costumer ) yaitu praktik yang tujuannya adalah mengetahui perkembangan bisnis perusahaan melalui hubungan konsumen dengan startup bisnis yang di jalankan. 

pengertian definisi customer lifetime value dan fungsinya

Salah satu menganalisasi untuk tujuan bisnis ini adalah dengan cara mempertimbangkan CLV atau CLTV dari startup yang di Kelola, namun sebelumnya pahami dulu apa itu CLV ?

Apa Itu CLV ?
CLV (Customer Life Time Value) atau biasa di sebut CLTV adalah sebuah ukuran dimana Kita dapat menghitung akumulasi transaksi pelanggan dari waktu-ke-waktu. CLTV ini lebih spesifik dari seberapa lama seorang konsumen menjadi pelanggan pada bisnis Anda , kemudian nilai yang di ambil tidak sebatas itu saja yaitu saat Kita menghitung CLV ini Kita dapat merumuskan untuk bagaimana perkembangan bisnis selanjutnya.

Contoh saja, Anda adalah seorang pemilik pabrik garam pada saat itu Anda memiliki seorang pelanggan (A)bernama Yanti. Ia adalah seorang pemilik resto terkenal di medan, ia selalu memesan pasokan garam kepada Anda sebanyak 1 Ton senilai Rp.1.000.000 setiap bulannya dan sudah menjadi pelanggan selama 1 tahun.

Kemudian disisi lain terdapat pelanggan (B) yakni bapak Yanto yang memiliki bisnsi yang sama yaitu sebuah resto. Ia setiap bulannya selalu melakukan pesanan garam dengan Anda yaitu 10 Ton Garam setiap bulan dengan nilai Rp.10.000.000 dan sudah berlangsung selama 2 tahun.

Nah..stop sampai sini, mari Kita ketahui mengapa perlunya CLV penting bagi perkembangan sebuah startup bisnis. Dari studi kasus di atas Kita dapat melihat akumulasi dan perubahan dari apa yang ada pada gambaran di atas. Sebelumnya Ibu Yanti adalah pelanggan yang selalu memesan garam dengan nilai 1 ton perbulannya.

Perhitungan CLV pada studi kasus pertama yaitu adalah indikator utama untuk Kita dapat mengetahui umur pelanggan baik dari potensinya pada transaksi bisnis Anda dan juga berapa lama waktu yang dia habiskan sebagai pelanggan Anda. Untuk mengetahui CLV dari studi kasus ini mari Kita hitungan dengan rumus CLV di bawah ini.

Perhitungan rumus CLV yaitu menghitung “rata-rata nilai transaksi dari pelanggan > kemudian kali akumulasi selama 1 tahun > selanjutnya di kali waktu retensi (hubungan pelanggan satu dengan pelanggan lainnya)”

Pada studi kasus pelanggan (A) Ibu Yanti, perhitungannya sebagai berikut:

CLTV = Rp.1.000.000 (Average Transaction) x 1 Tahun (Time Value)

          = Rp.1.000.000 ( 12 x 1 Tahun )

          = Rp.1.000.000 x 12

          = Rp.12.000.000 (12 Ton Garam)


Dari perhitungan CLTV untuk Ibu Yanti di atas Kita dapat mengetahui bahwa akumulasi pembelian garam oleh Ibu yanti yaitu sebesar Rp.48.000.000 dalam satu tahun.


Kemudian berikut penghitungan untuk studi kasus Pelanggan (B) bapak Yanto:

CLTV = Rp.10.000.000 (Average Transaction) x 1 Tahun (Time Value)

          = Rp.10.000.000 ( 12 x 2 Tahun )

          = Rp.10.000.000 x 24

          = Rp.240.000.000 (24 Ton Garam)



Seperti itulah perhitungannya, namun perlu di ingat bahwa hitungan yang di landaskan adalah pertahunnya. Selain itu, tidak lupa setelah Anda menghitung rata-rata transaksi, selanjutnya adalah menghitung perbandingannya antara Ibu Yanti dan Bapak Yanto.

Dapat di temukan disini perbandingannya yaitu Ibu Yanti memiliki value transaksi sebanyak Rp.12.000.000 dalam satu tahun untuk pemesanan 1 ton garam perbulannya. Sedangkan Bapak Yanto memiliki value transaksi sebesar Rp.240.000.000 setiap tahunnya untuk pemesanan 10 ton garam setiap bulannya.

Seperti itulah cara menghitung customer lifetime value (CLV), lantas apa fungsinya CLTV ini setelah Kita melakukan perhitungan metrik tersebut ? berikut ini dia fungsi dari perhitungan metrik CLTV bagi perkembangan startup.

Fungsi Perhitungan CLV/CLTV Bagi Bisnis
Berikut beberapa fungsi CLV yang perlu Anda ketahui :
  • Untuk Menghitung Nilai Rata-rata Transaksi. Fungsi pertama perhitungan CLV atau CLTV ini adalah untuk mengetahui nilai transaksi pelanggan dari waktu-ke-waktu tujuannya untuk melihat nilai CLV dari pelanggan tersebut yang di landaskan dari seberapa lama ia menjadi konsumen hingga saat ini.
  • Mengelompokan Kekuatan Pelanggan. Fungsi kedua yaitu untuk mengelompokan pelanggan satu dengan yang lainnya mulai dari perbedaan rata-rata transaksi dan value yang dimiliki pelanggan.
  • Mempertahankan Pelanggan Tetap. Nah ini dia fungsi yang paling penting dari perhitungan CLV yaitu mempertahankan konsumen Anda agar tetap menjadi pelanggan.

Bagaimana apa sampai saat ini Anda paham mengenai apa itu CLTV, definisi, cara menghitung, dan fungsinya ?

CLTV sendiri telah banyak di terapkan perusahaan-perusahaan besar salah satunya mungkin telah Anda temui yaitu Indomart dan Alfamart. Mengapa alasan mereka sebagai perusahaan waralaba tetap berdiri kokoh dan selalu menghasilkan peningkatan setiap tahunnya seperti toko dan cabang bertambah banyak dan sebagainya ???

Kedua perusahaan waralaba tersebut memiliki moto yang hampir sama yaitu mengedepankan pelanggan, pada dasarnya merupakan kaitannya dengan perhitungan CLV namun dengan skala yang lebih luas. Setiap bulannya sebuah toko swalayan atau minimarket memiliki sebuah pembukuan yang dimana untuk menghitung rata-rata omset penjualan mereka setiap bulannya.

Hal ini bertujuan untuk dapat mempertahakan omset yang mereka peroleh setiap bulannya. Mungkin sampai disini tambahannya Anda akan lebih mengerti mengenai kenapa perhitungan CLTV terhadapat bisnis itu sangat penting.

Post a Comment for "5 Alasan Pentingnya Menghitung CLV Bagi Sebuah Bisnis"